![]() |
| foto. Instagram: Redi Andita |
Lifestyle / News
Shinki Entertainment — Tim Redaksi
YOGYAKARTA – Redi Andita, lulusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, menginisiasi gerakan restorasi lahan kritis sebagai bentuk dedikasi nyata terhadap pelestarian alam di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya degradasi lingkungan dan berkurangnya area resapan air di kawasan urban. Melalui disiplin ilmu teknik lingkungan yang ditempuhnya, Redi menerapkan metode pemetaan zonasi hijau untuk memastikan efektivitas penanaman vegetasi pada lahan yang mengalami kerusakan fungsi ekologis.
Dalam pelaksanaannya, gerakan ini fokus pada pemulihan hulu daerah aliran sungai (DAS) dan kawasan lereng yang rawan erosi. Redi bersama jaringan sukarelawan lokal melakukan pembibitan pohon endemik yang memiliki daya serap air tinggi guna mengembalikan stabilitas struktur tanah sekaligus menjaga ketersediaan air tanah jangka panjang.
"Restorasi ekosistem ini dilakukan melalui kolaborasi aktif bersama masyarakat setempat. Selain menanam bibit pohon di lapangan, program ini juga mencakup edukasi pemanfaatan sisa dapur untuk pembuatan pupuk organik bagi warga di sekitar area konservasi agar dampak pemulihan lingkungan dapat berlangsung secara berkelanjutan."
